
Referensi · Tech Lab
F1 Tech Lab.
Panduan interaktif dan pembahasan mendalam seputar teknologi yang menentukan Formula 1. Aerodinamika, unit daya hibrida, sasis, ban — dan revolusi 2026.
Jelajahi berdasarkan sistem
Aerodinamika
Sayap, lantai, diffuser — cara mobil F1 membentuk aliran udara untuk menghasilkan downforce sambil mengelola hambatan udara.
7 entriesPower Unit
Mesin pembakaran dalam, sistem hibrida, pemulihan energi — jantung berdaya 1.000+ tenaga kuda dari mobil F1.
5 entriesSasis
Monokok, geometri suspensi, struktur keselamatan — rangka rekayasa yang menopang segalanya.
2 entriesBan
Pemilihan kompon, jendela suhu, model degradasi — alasan ban 25 mm dapat menentukan hasil balapan.
1 entryRegulasi
Aturan teknis FIA yang menentukan setiap keputusan desain — dan interpretasi kreatif yang tetap ditemukan para insinyur.
0 entries
Telemetri balapan
Panduan unggulan
- ExplainerPemula
Penjelasan DRS
Bagaimana celah 65 mm pada sayap belakang menambah kecepatan puncak 10-14 km/jam — dan mengapa F1 menggantinya dengan sistem yang jauh lebih canggih pada 2026.
5 langkah interaktif · Diagram interaktif
- ExplainerMenengah
Ground Effect
Bagaimana terowongan khusus di bawah mobil memanfaatkan prinsip Venturi untuk menghasilkan downforce lebih besar daripada sayap — sekaligus meninggalkan turbulensi udara yang lebih bersih yang memungkinkan proses menyalip.
5 langkah interaktif · Diagram interaktif
- ExplainerMenengah
Revolusi Power Unit 2026
Mengapa F1 menghapuskan MGU-H, melipatgandakan output MGU-K tiga kali lipat, dan menciptakan pembagian murni 50/50 pertama antara tenaga pembakaran dan listrik — dan apa artinya bagi siapa saja yang dapat bersaing.
5 langkah interaktif · Diagram interaktif
Riwayat Regulasi
- 2009–2013
Era KERS
F1 memperkenalkan Kinetic Energy Recovery Systems (KERS), memberikan dorongan terbatas bagi pembalap dari energi pengereman yang dipanen. Sistem awal tergolong berat dan tidak andal, tetapi membuktikan konsep tersebut.
- KERS allowed: up to 60kW output, 400kJ per lap
- Double diffusers permitted (exploited by Brawn, Toyota, Williams)
- Slick tyres returned after 11 seasons of grooved rubber
- Front wing width increased to 1800mm, adjustable from cockpit
- 2014–2025
Era Power Unit Hibrida
Power unit paling rumit secara teknis dalam sejarah balap mobil. Mesin 1,6L V6 turbocharged yang dipadukan dengan dua Motor Generator Unit — satu menyerap panas dari turbo (MGU-H), satu dari pengereman (MGU-K) — ditambah baterai dan elektronik kontrol.
- 1.6L turbocharged V6 replaces 2.4L naturally aspirated V8
- MGU-K: 120kW motor, harvests kinetic energy under braking
- MGU-H: harvests heat energy from turbo shaft
- Energy Store: 4MJ battery per lap
- Combined output: approximately 760bhp (600kW)
- 2017–2021
Regulasi Mobil Lebar
Mobil menjadi lebih lebar, lebih rendah, dan lebih cepat. Ban dan sayap yang lebih besar menghasilkan downforce yang jauh lebih tinggi — namun juga membuat aksi membuntut dari dekat hampir mustahil, sehingga menyulitkan aksi menyalip.
- Car width increased from 1800mm to 2000mm
- Rear tyre width: 305mm → 405mm
- Lap times reduced by approximately 4-5 seconds
- Downforce increased by ~20%
- Dirty air turbulence increased — following cars lost 35-50% downforce
- 2021—
Penerapan Pembatasan Anggaran (Cost Cap)
FIA menerapkan pembatasan anggaran finansial sebesar $145M per musim, menyamakan level persaingan antara tim pabrikan dan tim independen. Sebuah pergeseran regulasi bersejarah yang mengubah dinamika kompetisi F1.
- $145M cost cap for 2021, reducing annually to $135M by 2023
- Excludes driver salaries, top 3 executives, marketing
- Parc fermé rules tightened to limit in-season development costs
- Token system for chassis development (limited changes per season)
- 2022—
Revolusi Ground Effect
Perubahan total pada aerodinamika F1. Melarang sayap ber-downforce tinggi dan menggantinya dengan lantai bawah mobil berlekuk yang menghasilkan downforce melalui efek Venturi — menghasilkan cengkeraman serupa tetapi dengan turbulensi aliran udara yang jauh berkurang, memungkinkan aksi jarak dekat.
- Venturi tunnels in underbody replace complex multi-element wings
- Following car downforce loss reduced from ~50% to ~4-18%
- 18-inch wheels replace 13-inch, eliminating high-sidewall "balloon" tyres
- Wheel covers introduced to reduce tyre turbulence
- DRS retained but restricted to two activation zones per circuit
- 2026—
Power Unit & Aerodinamika Aktif 2026
Perubahan regulasi teknis paling radikal di F1 sejak 2014. MGU-H dihapuskan, tenaga listrik dari MGU-K melonjak dua kali lipat menjadi 350kW, dan elemen aerodinamika aktif menggantikan DRS — menciptakan pembagian tenaga 50/50 yang seimbang antara mesin pembakaran dan listrik.
- MGU-H eliminated — reduces cost and complexity, enables new manufacturers
- MGU-K output: 120kW → 350kW (3x increase)
- Power split: 50% ICE / 50% electrical at sustained output
- New manufacturers: Ford (Red Bull), GM/Cadillac, Audi
- Active front and rear aerodynamics replace DRS system
- Car weight target reduced from 798kg to 768kg
Rangkuman Harian
Teknologi F1, dijelaskan sebelum balapan berikutnya.
Pembahasan mendalam tentang rekayasa teknik yang menentukan setiap kejuaraan. Tanpa basa-basi — hanya analisis teknis yang penting.
F1 masa depan, di kotak masuk Anda.
Satu email sehari, sebelum setiap sesi. Hasil balapan, kabar paddock, dan analisis mendalam yang terlewatkan media lain.
By subscribing, you agree to receive berita dan pembaruan F1 harian from The F1 Formula. No spam. Unsubscribe anytime. Privacy Policy